Apakah Semester Ini Aku Akan Bebas
Hallo all, kembali lagi sama aku. Mahasiswa yang kerjaannya ngeluh mulu. Jadi kali ini aku mau cerita seputar kuliahku yang udah menginjak tahun ke-2 atau semester 3.
Dulu waktu maba, yang ku resahkan dari jurusanku adalah soal kaderisasinya yang terlampau diluar ekspetasi. Dulu sering sekali kepikiran, "ya sudahlah jalani aja, kan juga paling lama pas jadi maba aja. Kalo ada angkatan baru mungkin bisa lebih bebas". Dan akhirnya dengan berat hati, ku jalani semua dengan seadanya.
Kegiatan apapun baik akademik dan non-akademik aku lakukan dengan setengah hati. Ya gimana lagi, aku merasa proses kaderisasi ini bukannya membuat aku semakin mengerti akan dunia kuliah dan sebagainya, malah lebih seperti membelenggu aku untuk menjadi diri sendiri dan berkarya sesuai kemampuan. Ya meskipun itu opini pribadi sih, sebenernya mungkin kalo dilakukan secara sadar dan dengan sepenuh hati, esensi dari kaderisasi ini bisa didapat.
Oke kembali ke topik. Jadi sekarang aku udah semeter 3 dan eeehhmm... sudah jadi senior.....
akhirnyaaa. Eiitss, tapi tunggu dulu. Ternyata menjadi senior tidak seperti yang aku harapkan. Aku kira bisa bebas (meski sudah lumayan bebas sih). Semua kewajiban pada maba yang memberatkan hatiku tidak hilang, hanya lebih seperti berubah bentuk saja. Dari yang tadinya diperlakukan sebagai objek menjadi seorang subjek. Jadi secara simpel hanya merubah awalan saja, dari Dikader menjadi Mengkader.
Memang secara tanggungan psikis agak berkurang. Tuntutan dari senior agak menurun dan bisa lebih fleksibel. Tapi hal itu diiringi tuntutan akademik yang semakin bertambah, mata kuliahnya semakin sulit saja. So kalo dihitung-hitung, sama saja beban yang aku terima pada saat maba. Malah menurutku agak lebih berat semester 3 ini, terutama karena mata kuliahnya yang semakin sulit.
Jadi kesimpulannya adalah, menjadi senior bukan berarti lepas tanggungjawab dan bisa berbuat se-enak hati. Justru karena sudah jadi senior, tuntutan yang diberikan akan semakin bertambah pula. Pesan aja buat kamu yang saat ini sedang menempuh masa maba atau masih SMA dan ingin kuliah di teknik mesin, hilangkan pikiran bahwa menjadi senior itu enak. Tidak semudah itu. Ingat, diatas senior masih ada senior.
Segitu aja sih yang mau aku sampaikan. Makasih buat yang sudah baca dan tunggu tulisanku selanjutnya. Dadahh....
Memang secara tanggungan psikis agak berkurang. Tuntutan dari senior agak menurun dan bisa lebih fleksibel. Tapi hal itu diiringi tuntutan akademik yang semakin bertambah, mata kuliahnya semakin sulit saja. So kalo dihitung-hitung, sama saja beban yang aku terima pada saat maba. Malah menurutku agak lebih berat semester 3 ini, terutama karena mata kuliahnya yang semakin sulit.
Jadi kesimpulannya adalah, menjadi senior bukan berarti lepas tanggungjawab dan bisa berbuat se-enak hati. Justru karena sudah jadi senior, tuntutan yang diberikan akan semakin bertambah pula. Pesan aja buat kamu yang saat ini sedang menempuh masa maba atau masih SMA dan ingin kuliah di teknik mesin, hilangkan pikiran bahwa menjadi senior itu enak. Tidak semudah itu. Ingat, diatas senior masih ada senior.
Segitu aja sih yang mau aku sampaikan. Makasih buat yang sudah baca dan tunggu tulisanku selanjutnya. Dadahh....

No comments:
Post a Comment